Luncurkan KLM Emas, BRI Syariah Bidik Kelas Menengah

Luncurkan KLM Emas, BRI Syariah Bidik Kelas Menengah
Rabu, 15 Juni 2011 | 14:33

JAKARTA – PT BRI Syariah membidik kelas menengah untuk produk kepemilikan logam mulia (KLM) emas yang mulai diperkenalkan Rabu ini.

“Nasabah yang menjadi target pasar KLM ini adalah individu kelas menengah yang telah memiliki tabungan atau deposito namun merasa belum cukup dengan keduanya,” kata Direktur Utama BRI Syariah, Ventje Rahardjo, di Jakarta, Rabu.

Ia mencontohkan, para nasabah hanya perlu menyisihkan kurang dari Rp 50 ribu per hari berinvestasi untuk mendapatkan 100 gram emas dengan jangka waktu cicilan 36 bulan. Perhitungan itu berdasarkan harga emas di kisaran angka Rp 425 ribu per gram.

Menurut Ventje, produk KLM memungkinkan seorang nasabah memiliki logam mulia dengan cara mencicil. “Nasabah memperoleh fasilitas kebutuhan akan emas melalui skema ‘qardh’ dan ‘ijarah’,” katanya.

Kepala Perbankan Ritel BRI Syariah, Khairullah, mengatakan, dengan skema tersebut nasabah dapat melakukan pembayaran secara angsuran, sekaligus jasa pemeliharaan emas akibat emas yang dijaminkan. “Diharapkan pada saat pinjamannya lunas, maka harga emas secara jangka panjang akan naik,” katanya.

Ia menyebutkan, BRI Syariah menawarkan kepemilikan emas dari 10 hingga 12.500 gram dengan cicilan dari enam bulan hingga 15 tahun. Emas yang menjadi pembiayaan bank bebas dari biaya asuransi penyimpanan selama masa cicilan.

Pilihan emas yang ditawarkan adalah LM ANTAM 24 karat (99,99 persen) dan lantakan lokal.

Menurut Khairullah, KLM akan diperkenalkan dan ditawarkan BRI Syariah pada acara “Indonesia Financial Expo & Forum 2011” selama tiga hari yaitu 17-19 Juni di Jakarta Convention Center.

Sebelumnya, BRI Syariah juga mengembangkan produk Gadai Syariah yaitu produk pinjaman dalam bentuk gadai emas untuk kebutuhan konsumtif dan modal kerja.

Menurut Khairullah, BRI selalu menawarkan produk berbasis emas setelah menganalisa bahwa emas dalam jangka panjang harganya naik serta berfungsi sebagai lindung nilai dari aset nasabah.

“Logam mulia emas memiliki manfaat sebagai lindung nilai terhadap aset seiring kontinuitas kenaikan harga emas dari tahun ke tahun. Emas merupakan alternatif lindung nilai yang aman untuk menjaga prortofolio aset dan sangat likuid,” katanya seperti dikutip Antara.

Ia mencontohkan, fungsi lindung emas bisa dilihat dari fakta biaya menunaikan ibadah haji. Jika dikonversi ke emas, biaya naik haji pada tahun 1997 mencapai 310 gram, tahun 2007 turun menjadi 145 gram, dan pada 2010 turun menjadi 95 gram.

“Hal ini sangat bertolak belakang dengan nilai uang kertas di mana biaya berhaji selalu meningkat dari tahun ke tahun jika menggunakan standar uang kertas,” katanya. (tk) (http://www.investor.co.id/home/luncurkan-klm-emas-bri-syariah-bidik-kelas-menengah/14105)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: